PATOGENESIS KANKER KEPALA LEHER
Banyak dinyatakan mutasi DNA pada kanker kepala leher disebabkan oleh Ebstein Barr Virus (EBV) namun juga dinyatakan bahwa zat kimia karsinogen juga ikut berperan. Berrdasarkan teori terjadinya kanker ( Multi hit Theory ), maka semua itu adalah benar, bahkan bila ditunjang adanya faktor keturunan. Maksud dari Multi Hit theory adalaah perubahan kromoson tidak cuma terjadi satu kali saja juga erlu terjadi di beberpa tempat dan beberapa kali barulah terjadi mutasi sel kanker. Enzim yang membantuterjadinya karsinogenesis adalah Cytokrom P450.
Bukti kanker nasofaring disebabkan oleh EBV karena IgG virus capsid antigen EBV (VCA EBV) meningkat.
Perubahan/ mutasi DNA bisa berupa delesi, amplifikasi, translokasi atau inversi. Keadaan ini bila terjadi pada proto onkogen dan gen supresor tumor maka akan terjadi gangguan pengendalian proliferasi sel dan ketidak mampuan apoptosis sel.
Proto onkogen yang bermutasi akan berubah menjadi onkogen( gen yang memicu tumor) contohnya adalah Ras, Src, Fcs
Sedangkan Gen supresor tumor/ anti onkogen memiliki kemampuan :
1. mengendalikan proliferasi
2. menghambar protoonkogen
3. memperbaiki DNA
4. memicu apoptsosis
Contoh gen supresor tumor adalah : Rb, p53, p16, p57 dan NF1.
Banyak dinyatakan mutasi DNA pada kanker kepala leher disebabkan oleh Ebstein Barr Virus (EBV) namun juga dinyatakan bahwa zat kimia karsinogen juga ikut berperan. Berrdasarkan teori terjadinya kanker ( Multi hit Theory ), maka semua itu adalah benar, bahkan bila ditunjang adanya faktor keturunan. Maksud dari Multi Hit theory adalaah perubahan kromoson tidak cuma terjadi satu kali saja juga erlu terjadi di beberpa tempat dan beberapa kali barulah terjadi mutasi sel kanker. Enzim yang membantuterjadinya karsinogenesis adalah Cytokrom P450.
Bukti kanker nasofaring disebabkan oleh EBV karena IgG virus capsid antigen EBV (VCA EBV) meningkat.
Perubahan/ mutasi DNA bisa berupa delesi, amplifikasi, translokasi atau inversi. Keadaan ini bila terjadi pada proto onkogen dan gen supresor tumor maka akan terjadi gangguan pengendalian proliferasi sel dan ketidak mampuan apoptosis sel.
Proto onkogen yang bermutasi akan berubah menjadi onkogen( gen yang memicu tumor) contohnya adalah Ras, Src, Fcs
Sedangkan Gen supresor tumor/ anti onkogen memiliki kemampuan :
1. mengendalikan proliferasi
2. menghambar protoonkogen
3. memperbaiki DNA
4. memicu apoptsosis
Contoh gen supresor tumor adalah : Rb, p53, p16, p57 dan NF1.
3 komentar:
I will not acquiesce in on it. I think warm-hearted post. Expressly the title-deed attracted me to review the whole story.
Amiable dispatch and this enter helped me alot in my college assignement. Thank you seeking your information.
https://dokter-tht-spesialis.com
Posting Komentar